Photobucket








Photobucket

   

<< May 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed


 
Tuesday, May 26, 2009
ternyata tidak se"dingin" itu...
Perkumpulan Pelajar Indonesia atau yang biasa di sebut PPI di Koeln sedang giat-giatnya mengadakan acara. Setelah vakum selama dua tahun, akhirnya PPI Koeln yang sudah memiliki kepengurusan baru sampai tahun 2010 ingin menunjukkan giginya (perumpamaan yang sedikit aneh). Dari acara main billiard bareng, Indonesian Day, hingga sport festival yang bakal di adakan agustus nanti.

Indonesian Day yang akan di adakan tanggal 1 Juni nanti akan menampilkan tari-tarian (bali dan saman), pembacaan puisi, drama kerajaan, pagelaran busana daerah, vocal group, berbagai stand makanan dan minuman khas negeri, dan banyak lagi kegiatan lain.

Saya disini ikut berpartisipasi dalam berjualan minuman sop buah khas bandung Big Smile. Tadinya saya pikir karena saya sedang sibuk dengan urusan thesis (halah!), malas sekali rasanya ikut berpartisipasi. Tapi kemudian karena di iming-imingi untung yang (biasanya) lumayan besar jika kita ikut berpartisipasi dalam berjualan makanan atau minuman. Di tambah lagi cuaca yang (kadang) mendukung, akhirnya saya memutuskan untuk ikut dalam mencari untung dengan berjualan minuman Tongue.

Hari ini saya dan beberapa teman memutuskan untuk berbelanja perlengkapan berdagang, seperti cool box, gelas dan sendok plastik dan barang-barang lainnya. Karena cuaca yang kadang bersahabat dan kadang tidak, sepulangnya dari berbelanja dengan suksesnya kami di guyur hujan di tengah jalan. Hujan kali ini tidak seperti biasanya yang hanya rintik-rintik, namun kali ini hujan agak sedikit lebat. Kami pun memutuskan untuk berteduh di salah satu gedung tempat tinggal orang lain yang berjarak kurang lebih 1 km dari gedung dimana saya tinggal. Tidak terlalu jauh memang, namun karena hujan agak sedikit lebat kami memutuskan untuk berteduh.

Kemudian ada seorang wanita Jerman yang tiba-tiba membuka pintu depan gedung dan mempersilahkan kami masuk ke dalam gedung. Kami sangat terkejut mengingat kebiasaan orang Jerman pada umumnya (sekali lagi pada umumnya!!) yang di kenal "dingin" apalagi terhadap orang asing seperti kami. Alhamdulillah, kami pun bisa berteduh di dalam dan wanita tersebut kembali ke tempat tinggalnya di atas. Kurang dari sepuluh menit kemudian, wanita tadi turun kembali dan berkata bahwa hujan sudah mulai sedikit reda. Kami pun memutuskan untuk melanjutkan berjalan kembali, dan wanita ini menawarkan untuk mengantarkan kami dengan mobilnya karena beliau akan sekalian berbelanja. Subhanallah, sungguh baik sekali hati wanita ini. Akhirnya kami pun ikut ke dalam mobilnya dan melaju menuju gedung tempat tinggal saya yang tidak terlalu jauh. Di dalam mobil pun kami saling memperkenalkan nama masing-masing. Wanita yang sangat ramah ini ternyata bernama Yosi. Kami pun mengundang beliau untuk datang ke acara Indonesian Day tanggal 1 Juni. Kurang dari lima menit kemudian, kami pun sampai di gedung tempat tinggal saya.

Ternyata tidak semua orang Jerman itu "dingin", buktinya ada yang sangat baik hati mengantar kami pulang walaupun kami orang asing Smile.

Posted at 07:12 pm by wiwin

Vania
October 10, 2009   08:01 PM PDT
 
uh jeng....jd ingat masa itu...kerinduan akan köln pun melanda diriku skrg...
wiwin
May 29, 2009   11:46 PM PDT
 
well, still dont get with the real example that you meant..no seriously I dont :)

*kalem*
andy Cihuy
May 29, 2009   06:26 PM PDT
 
Ya heyaaaaa laaaaah.... frankly, u already had the real example... *jempol maju mundur ke arah muka sendiri*
wiwin
May 28, 2009   02:49 PM PDT
 
berarti prinsip generalisasi bahwa semua pria itu tukang bohong juga nggak bisa di benarkan yah? hahahaha... *ngeloyor*
andy Cihuy
May 27, 2009   11:27 AM PDT
 
kadang hipotesis yang sudah terbentuk dari premis-premis yang sudah dipercaya bisa digagalkan dengan sebuah antitesis... *halah* ngomong opo tho iki....

suhanallah ya crut, prinsip generalisasi memang kadang ngga cocok kalo kita pake dalam kehidupan bermasyarakat... hehehe
 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry